Kembali

NGUSIK EPISODE 36 : GANGGUAN PENDENGARAN TAK BOLEH DIABAIAKAN

Melalui kegiatan Podcast  Ngusik episode 36, 22 Januari 2026, RSUD Merah Putih memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak kebisingan terhadap kesehatan telinga dan pendengaran. Narasumber Ngusik kali ini adalah dr. Thery Tulus, Sp.THT.  Paparan suara keras secara terus-menerus, baik dari lingkungan kerja, kendaraan, musik dengan volume tinggi, maupun penggunaan earphone berlebihan, dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Gangguan akibat bising sering kali diawali dengan keluhan telinga berdenging (tinnitus), pendengaran terasa berkurang, atau sulit menangkap percakapan di tempat ramai. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan pendengaran yang menetap dan memengaruhi kualitas hidup.

Dalam edukasi ini juga disampaikan pentingnya pencegahan, seperti membatasi durasi penggunaan earphone, menjaga volume tidak lebih dari 60%, menggunakan pelindung telinga di lingkungan bising, serta melakukan pemeriksaan pendengaran secara berkala.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, RSUD Merah Putih menyediakan layanan Poli THT dengan dokter spesialis yang melayani pemeriksaan dan penanganan gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan. Fasilitas yang tersedia meliputi pemeriksaan pendengaran (audiometri), evaluasi infeksi telinga, penanganan sinusitis, gangguan tenggorokan, hingga konsultasi gangguan pendengaran pada anak dan dewasa.

Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan THT. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup tetap optimal.

Untuk informasi jadwal layanan dan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi layanan informasi RSUD Merah Putih atau datang langsung ke poli THT.

 


(icha)